PEDULI UPAYA MEMBANGUN KEMANDIRIAN DESA

Kumpulan Peserta

Berbicara mengetanai otonomi, bila ditinjau dari asoek kewilayahan hanyalah dimiliki oleh wilayah kabupaten dan desa. Namun demikian makna otonomi yang hakiki nampaknya masih dilakukan setengah hati, baik untuk wilayah kabupaten apalagi pada tingkatan desa.
Salah satu bentuk setengah hati yang saat ini sedang berlangsung adalah lambatnya pembahasan dan penetapan UU tentang Desa.
Secara umum kata otonomi desa juga memiliki nuansa kemandirian desa, namun bukan desa dalam kesendirian. Nampaknya kondisi yang ada ini mendorong semangat pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, organisasi masyarakat sipil (OMS/LSM), pemerintah desa, kader pemberdayaan masyarakat desa, serta pengelola program PNPM dari kabupaten Gowa dan Takalar untuk duduk bersama membicarakan terkait kemandirian desa melalui kegiatan SEMILOKA.

Baca selengkapNya disini    :

MITRA peduli

Satu Tanggapan

  1. Pesertanya Lucu tap mengahasilkan sebuah keputusan yang sangat BESAR

Orang Bijak akan meninggalkan KOMENTAR.........

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s