KASIH TAK SAMPAI

Cinta mati

Gelisa dan berdebar dalam dada yang dirasakan Pandi setiap masuk Masjid, seraut wajah yang mempesona membuat hatinya berbunga, seakan melupakan segalanya. Aduhai begitu sempurna Allah menciptan seorang wanita yang anggun, molek, taat beribadah mala sembaring Pandi berbicara dengan dirinya sendiri. “Assalamu A’laikum” tercekum dan terdiam jiwa dan raganya saat Diana menghampirinya tak tahu harus berbuat apa? Orang yang membuat dia begitu terpesona tiba tiba datang menyapanya! “ Wa..Waa.. wailaikum Musalam” terlontar jawaban dari mulutnya. Siang itu terjadi pertemuan yang begitu singkat karna terburu oleh waktu sholat dhuhur telah masuk.

Pagi menjelang siang, angin berhebus menggoyahkan rerumputan yang menjulan tinggi,  terbenak difikiran aku untuk kembali duduk depan masjid itu. Dengan lantunan syair lagu yang biasa aku dengar kembali aku coba nyanyikan tiba – tiba terdengar suara dibalik pagar melanjutkan lagu yang kunyanyikan. Suaranya merdu bagaikan burung yang bernyanyi dipagi hari, “ eh ternyata kamu Din?” ia emang salah aku melanjutkan lagunya?” ngga sih Cuma aku malu aja soalnya suara aku tidak semerdu dengan suara kamu! “ ah…. Pandi bisa aja sih” tegur sapa Diana pada aku! Sejak pertemuan yang kedua itu Pandi dan Diana sepakat untuk jalan bareng di sebuah Kafe yang terletak tidak terlalu jauh dari kota tempat tinggal mereka.

Sesekali Pandi berdiri melototi setiap mobil yang lewat berharap berhenti dan menanti pujaan hatinya yang datang tapi semuanya sirnah. Hampir satu jam ia menanti kedatangan Diana tapi tak kunjung tiba! Hendak aku berputus asa tiba – tiba  terdengar suara dari belakang “ ma.. maaf aku telat! “ oh kamu Di’ aku fikir kamu tidak datang! “ ayo duduk” makasih mas.. dengan rasa yang begitu mendebarkan hati pandi untuk mengungkapkan hasrat hatinya kepada sang pujaannya. Akhirnya terlontar juga kata “Din, sebenarnya ada hal yang pengen aku bicarakan ma kamu” yea mas lanjut Diana, bicara aja kan Cuma kita berdua di meja ini…..!!!!

Belum sempat Pandi mengatakan sesuatu tiba-tiba Ibunda Diana dan langsung “E…..eeee….. ni anak lama dicari kemana-mana rupanya kamu pergi bersama si anak yang rada jelek dan miskin ini” pokoknya ibu tidak setuju kamu jalan dengan si pandi yang miskin ini. “tapi buuuu… Mas Pandi ini kan orangnya baik dan taat beribadah” pokoknya tidak ya tidak titik lanjut Ibunda… sambil menarik Diana menjauh dari tempat pertemuannya itu. Rasa kekecewaan yang dialami Pandi teramat dalam dan sedih, walau demikian aku tetap semangat dan tidak boleh berputus asa pokoknya aku harus berusaha dan bekerja sekuat tenaga untuk membuktikan kepada orang-orang kalau pandi ini juga bisa sama dengan orang lain. Sambil, tertunduk Pandi berjalan menuju sebuah masjid dekat Kafe yang ditempatinya untuk sholat Ashar yang hampir masuk…

by. Panrita Cikal

Satu Tanggapan

  1. Kang kunjungi donk blog ku baru bikin dan teman-teman ** ADA BONUS DAFTAR 1$ DAN DAPAT 0.5$ = Rp.4500, setiap mengajak teman bergabung,,!! DAFTAR SEKARANG DISINI !! “PROGRAM INI SUDAH TERBUKTI MEMBAYAR” !!!UNTUK PANDUAN MENDAPATKAN DOLLAR YANG LEBIH BANYAK KUNJUNGI DI : http://mencaridollarpaypal.wordpress.com/ ** TERIMA KASIH SEMOGA SUKSES SELALU YA KANG DAN DOA’IN AKU JUGA

Orang Bijak akan meninggalkan KOMENTAR.........

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s